I-Doser, Benarkah Narkoba Jenis Baru Bisa di Download?

I-Doser, Benarkah Narkoba Jenis Baru Bisa di Download? Pertanyaan menggelitik ini muncul karena di Amerika sono anak mudanya sedang ngtrend menggunakan aplikasi ini. Sampai-sampai, para orangtua khawatir atas kemunculan aplikasi yang sebenarnya sudah sejak beberapa tahun lalu muncul.

Sumber:i-doser.com

Sumber:i-doser.com

Kekhawatiran orangtua di Amrik bukan tanpa alasan. Kabarnya, efek penggunaan aplikasi ini seperti menggunakan narkoba. Jadi I-Doser, Benarkah Narkoba Jenis Baru Bisa di Download? Meskipun I-Doser hanya sebuah aplikasi di smartphone, namun efek gelombang suara dari aplikasi tersebut bisa bikin penggunanya berhalusinasi. Parahnya, cukup banyak anak-anak Amerika mulai kecanduan I-Doser. Mendapatkan aplikasi ini pun sangat mudah, tinggal download atau unduh di toko online yang menjualnya.

Memang sih, belum diketahui pasti seberapa besar pengaruh dan bahaya penggunakan I-Doser. Cuma sebuah analisis kecil menyebutkan bahwa I-Doser bisa bikin kecanduan yang berbahaya. Adapun cara menggunakan aplikasi ini, pengguna berada di sebuah ruang gelap, pasang headphone dengan suara keras dan duduk tak bergerak.

Berikut 4 jenis pengguna I-Doser:
* Kebal sama sekali ( tidak merasakan efek apapun)
* Kebal separuh ( merasakan tapi tidak maksimal, paling 50-60% )
* Tidak kebal ( merasakan sekali efeknya )
* Super sensitif ( mengalami efek-efek samping yang tidak sesuai dengan dosis )

Fakta-fakta seputar I-Doser:
* I-Doser adalah produsen gelombang otak Binaural. Dalam situs resminya, I-Doser merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi gelombak otak Binaural bisa diputar pada pemutar CD dan MP3. Selain itu I-Doser juga bisa digunakan pada ponsel dan komputer melalui aplikasi yang mereka buat.

* I-Doser diibikin untuk memanipulasi suasana hati. Dalam sebuah e-book yang bisa diiunduh dari situs resminya, I-Doser memperdengarkan dua suara yang fekuensinya mirip pada telinga konsumennya. Otak kemudian akan merespon kedua suara tersebut dan menghasilkan suara ketiga yang disebut dengan binaural beat.

* Binaural beat juga disebut dengan binaural tone, ditemukan oleh Heinrich Wilhelm Dove pada 1839 kemudian booming pada abad 20. Binaural beat pada era itu digunakan untuk relaksasi, meditasi, kreativitas. Suara ini memberikan efek tergantung dari berapa frekuensinya. Frekuensi nada harus berada di bawah 1.000 Hz dan perbedaan antara dua nada yang dibuat untuk memancing respon otak harus kecil; kurang dari atau sama dengan 30 Hz.

* Penelitian Dove setelah dipublikasikan kemudian berlanjut. Penelitiannya kemudian diterbitkan dalam jurnal ilmiah Repertorium der Physik. Penelitian lanjutan dilakukan masih dengan tujuan memenuhi rasa ingin tahu untuk keperluan ilmu pengetahuan. Hingga muncul “Auditory Beats in the Brain” tahun 1973 yang ditulis Gerald Oster. Oster dalam tulisannya mengatakan, binaural beat ini bisa menjadi alat yang bagus untuk membantu penelitian tentang kognisi dan neurologi. Karena dia menemukan bahwa orang-orang yang todak bisa merasakan efek binaural beat ada kemungkinan menderita penyakit parkinson.

* Selain penelitain Dove ternyata juga ada penelitian tentang efek dari binaural beat. Penelitian ini dilakukan oleh seorang fisikawan Thomas Warren Campbell dan insinyur listrik Dennis Mennerich, di bawah pengawasan Robert Monroe. Monroe kemnudian menemukan bahwa ada efek lain yang disebebkan oleh suara ini, yang berkaitan dengan sensasi yang dirasakan pendengar; pengalaman ‘keluar dari tubuh.’ Kemudian Monroe membangun industri teknologi binaural beat yang diberi nama The Monroe Institute.

* Sebuah penelitian juga dilakukan pada tahun 2005 tentang binaural beat. Tiga peneliti dari Inggris, R. Padmanabhan, A. J. Hildreth dan D. Laws mempelajari apakah musik dan suara bisa menolong pasien-pasien yang mengalami rasa cemas berlebih, sebelum menjalankan operasi. Mereka kemudian menemukan bahwa binaural beat bisa menurunkan tingkat rasa cemas yang berlebihan yang terjadi sebelum pasien menjalankan operasi.

Nah, bagaimana menurut Anda? I-Doser, Benarkah Narkoba Jenis Baru Bisa di Download?

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *