Ternyata Twitter Bisa Deteksi Gempa dengan Cepat

Ternyata Twitter Bisa Deteksi Gempa dengan Cepat.  Gempa bumi seakan tiada habisnya. Terutama di Indonesia yang masuk gugus kepulauan yang memiliki gunung berapi. Terbaru adalah gempa bumi di Jepara dilajut gempa di Aceh dan Papua. Namun, terkadang deteksi dini yang kurang cepat bisa membahayakan masyarakat.

Sumber:iconarchive.com

Sumber:iconarchive.com

Ternyata Twitter Bisa Deteksi Gempa dengan Cepat. Kalimat itu memang bikin penasaran. Tapi, beruntung saat ini ada banyak aplikasi baik Andorid maupun iOS yang bisa digunakan untuk mendeteksi gempa. Sebenarnya ada cara lain yang tak kalah efektif untuk mendeteksi gempat yakni lewat jejaring sosial Twitter. Hah, twittter? Apa tak salah tuh?

Jadi, Twitter adalah tempat terbaik untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Lebih dari 315 juta penggunanya aktif berbagi informasi tentang berbagai hal, dan itu  nyaris tanpa henti. Sekarang aliran berita di Twitter bisa digunakan untuk mendeteksi terjadinya gempa.

Badan resmi di Amerika Serikat yang selama ini menjadi sumber informasi terjadinya gempa di seluru dunia, USGS, ternyata juga memanfaatkan Twitter untuk mendeteksi ribuan kicauan dalam berbagai bahasa yang menyebut adanya gempa.

USGS mempunyai 2.000 sensor gempa, kebanyakan berada di Amerika Serikat. Dari Twitter didapat informasi lebih luas tentang aktivitas seismik di berbagai belahan dunia dan menelusuri kemungkinan terjadinya bencana.

Kebiasaan pengguna twitter, jika mengalami gempa hanya akan mengirimkan kicauan yang pendek. Cuma sat u kata lagi. “Gempa?”. Kesimpulannya, jika orang yang benar-benar mengalami gempa sungguhan tidak berpanjang-panjang saat mengirimkan kicauan. Nah, USGS ini lalu menyaring kicauan lebih dari tujuh kata.

Polanya didapat efektif untuk mendeteksi gempa bumi. Rata-rata memberikan peringatan di bawah dua menit. Bahkan, satu kejadian gempa di Napa, California, Amerika Serikat pada 2014 dapat diketahui hanya dalam tempo 29 detik fari kicauan di Twitter. Mengagumkan bukan?

Namun, cara yang digunakan Twitter tidak sama dengan pengolahan data yang dilakukan menggunakan seismometer. Tapi, deteksinya lebih cepat  dari alat deteksi gempa bikinan manusia itu.

Informasi gempa bumi didapat dari Twitter bukan penemuan baru. Tapi, setidaknya bisa membantu untuk mendeteksi gempa lebih awal. Sebab deteksi dini sangat membantu untuk pengambil kebijakan mengambil langkah lanjutan penanganan gempa. Ternyata Twitter Bisa Deteksi Gempa dengan Cepat.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *