Cara Deteksi Sakit Jantung Pakai X-ray Snapshot

Cara Deteksi Sakit Jantung Pakai X-ray Snapshot. Jantung merupakan organ paling vital pad manusia. Ketiadaan jantung membuat manusia tak bisa hidup. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui cara menjaga kesehatan jantung. Sebelum terlambat, jagalah jantung Anda. Namun, jika ingin mengetahui kesehatan jantung, ternyata teknologi tertentu ada caranya.

Sumber:tattly.com

Sumber:tattly.com

Cara Deteksi Sakit Jantung Pakai X-ray Snapshot. Ini merupakan satu cara yang paling banyak dilakukan saat ini. Disebut juga tes jantung yang sederhana. Cara ini dikombinasikan dengan melihat riwayat jantung keluarga, maka diperoleh keakuratan kondisi jatung.

Alat tes X-ray snapshot zaman sekarang sudang menggunakan sistem komputerisasi. Sebagai gambaran, X-ray snapshot mampu menggambarkan rinci kondisi jantung dan pembuluh darah. Cara ini dianggap orang-orang yang melalui tes ini sudah bisa memberi gambaran akurat tentang jantungnya.

Namun, bagi dokter, tentu ada informasi lain yang mau diketahui sebelum menetapkan seseorang menderita jantung, yakni sebagai berikut:

* Sejarah keluarga
– Jika ayah menderita penyakit jantung sebelum usia 55, atau ibu sebelum usia 65, berarti risiko anak dua kali lipat.
– Jika ada saudara didiagnosis memiliki penyakit jantung dini, risiko menjadi dua kali lipat dari saudara

* Tekanan dan gula darah
– Diabetes dapat menggandakan risiko penyakit jantung
– Baiknya secara berkala, lakukan tes darah lipid puasa untuk mengukur tiga jenis kadar lemak darah: LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol buruk, HDL (high-density lipoprotein) membersihkan kelebihan kolesterol dari arteri, membuangnya ke dalam hati, Trigliserida, menyediakan energi tetapi juga menyebabkan masalah dengan membantu penebalan dinding arteri.
– Perhatikan sinddrom metabolik, yakni suatu kondisi tubuh tidak bisa menangani insulin dengan baik, faktor penyebabnya: lemak di bagian perut, Trigliserida tinggi, HDL rendah, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi

Ini Tes medis guna mengetahui informasi risiko penyakit jantung:
* Uji sensitivitas C-reaktif protein: CRP merupakan protein diproduksi liver menanggapi peradangan. Kadar CRP sama berpengaruhnya dengan kadar kolesterol. Hasil di atas 3 mg/dl dianggap berisiko tinggi.

* Indeks Ankle-brachial: dokter memeriksa tekanan darah di lengan dan pergelangan kaki. Jika tekanan di pergelangan kaki lumayan rendah, menunjukkan arteri mungkin tersumbat. Cara Deteksi Sakit Jantung Pakai X-ray Snapshot.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *