Siapakah Samaun Samadikun di Google Doodle

Siapakah Samaun Samadikun di Google Doodle? Hari ini, halaman utama Google Doodle dihiasi dengan ilustrasi insinyur dan ilmuwan asal Indonesia, Prof Dr Samaun Samadikun. Sketsa wajah Samaun Samadikun tampak berlatar belakang seperti travo dan kabel-kabel yang melilit. Dilihat sekilas, seperti membentuk tulisan Google. Baca:Telur Burung Google Doodle Pecah di Tahun Barusamaun samadikun-

Nah, tahukah kamu Siapakah Samaun Samadikun di Google Doodle? Hasil Penelusuruan dan dikutip dari Wikipedia, Samaun Samadikun adalah ilmuwan dikenal sebagai Bapak Mikroelektronika Indonesia.

Samaun Samadikun lahir di Magetan pada 15 April 1931. Selama hidupnya, Prof Samaun banyak menulis publikasi ilmiah nasional maupun internasional dalam bidang tunnel diodes, instrumentasi nuklir, fabrikasi IC, energi, industri elektronika, dan pendidikan serta editor buku “Mikroelektronika”.

Tidak main-main, Samaun Samadikun bahkan pernah menciptakan paten bersama temannya k.D Wise, yakni Us Patent No 3.888.708 dengan tajuk “Method for forming regions of predetermined in silicon”.

Pada 1984, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) memberikannya penghargaan Adhikara Rekayasa atas jasanya di bidang ilmu pengetahuan. Prof. Samaun juga memperoleh penghargaan medali Pengabdi Ilmiah Nasional (1978), dan Medali Mahaputra Utama (1994) dari pemerintah Indonesia.

Adapun Di tingkat internasional, Samaun Samadikun memperoleh The 1998 Award of the Association of South Eastern Asian Nations (ASEAN) untuk menghargai dedikasinya di bidang ilmu pengetahuan.

Penghargaan lainnya yang diterimanya adalah Satya Lencana Karya Satya Kelas I, Hadiah Ilmu Pengetahuan 1979, Satya Lencana Dwidyasistha 1983 dari Menhankam/Pangab saat itu, dan “Meritorious Service Award”, ASEAN COST 1999.

Dia memprakarsai program Bandung High Technology Valley (BHTV). Kemudian, mendorong investasi global untuk industri elektronika Indonesia. Dia juga mengupayakan agar industri elektronika Indonesia lebih berorientasi ekspor agar bisa menghasilkan devisa bagi negara, dan membuka lebih banyak lapangan kerja. Cita-citanya Kota Bandung bisa menjadi “Kota Chip.”

Prof Dr Samaun Samadikun meninggal di Jakarta pada 15 November 2006 dalam umur 75 tahun. Terjawab sudah, Siapakah Samaun Samadikun di Google Doodle.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *